Internet of Things (IoT) telah sering disebut-sebut dalam beberapa tahun terakhir, dan industri IoT global terus menunjukkan tren pertumbuhan yang pesat.
Menurut data Konferensi Internet of Things Dunia pada September 2021, jumlah koneksi Internet of Things di negara saya telah mencapai 4,53 miliar pada akhir tahun 2020, dan diperkirakan akan melebihi 8 miliar pada tahun 2025. Masih ada banyak ruang untuk pengembangan di bidang Internet of Things.
Kita tahu bahwa Internet of Things (IoT) pada dasarnya terbagi menjadi empat lapisan, yaitu lapisan persepsi, lapisan transmisi, lapisan platform, dan lapisan aplikasi.
Keempat lapisan ini mencakup seluruh rantai industri Internet of Things (IoT). Menurut data yang dirilis oleh CCID, lapisan transport menempati pangsa terbesar dalam industri IoT, dan tingkat pertumbuhan pasar lapisan persepsi, lapisan platform, dan lapisan aplikasi terus meningkat seiring dengan munculnya permintaan pasar di berbagai bidang.
Pada tahun 2021, skala pasar Internet of Things (IoT) di negara saya telah melampaui 2,5 triliun. Dengan adanya peningkatan lingkungan umum dan dukungan kebijakan, industri IoT terus berkembang. Integrasi ekologis industri besar IoT dengan perusahaan dan produk bertujuan untuk mengurangi hambatan pasar.
Industri AIoT mengintegrasikan berbagai teknologi, termasuk chip, modul, sensor, algoritma dasar AI, sistem operasi, dll., komputasi tepi (edge computing) sebagai "sisi", koneksi nirkabel (pipa), platform IoT (cloud), platform AI, dll., industri yang didorong oleh konsumsi, pemerintah, dan industri sebagai "pengguna", berbagai media, asosiasi, lembaga, dll. sebagai "layanan industri", dengan potensi pasar keseluruhan melebihi 10 triliun.
Waktu posting: 19 Mei 2022
